Aku pikir hanya aku, tapi mereka pun juga
Aku pikir aku satu, tapi aku diantaranya
Menjadikannya satu, terhebat yang ia rasa
Memerhatikannya membuatnya besar kepala
Mencintainya, gemar membuatku dilema
Kala rindu, layaknya menggenggam mawar
Pedih dengan duri, terpesona saat bermekar
Telah siap patah berkali-kali
Sebab aku menantikan kau kembali
-Bersama hujan, 25 September 2016
Ambar Puspitasari.

0 komentar:
Posting Komentar