Kenyataan Tak Sesuai Dengan Harapan

Kenyataan Tak Sesuai Dengan Harapan
Teman,
Saat ini mungkin banyak sekali orang yang sedang mengalami frustasi , depresi, hingga stres. Apa yang dibenak mu saat melihat dengan mata kepala kita sendiri mengenai hal itu ? yah pastinya hal itu dikarenakan kenyataan yang mereka hadapi tidak sama dengan apa yang ia harapkan atau yang ia impikan.
Seperti  jika si A ingin sekali kuliah di Universitas impiannya, tetapi biaya untuk terdidik di Universitas itu sungguh mahal bagi si A dan tidak mencukupi. Atau mereka yang sedang merantau dikota Metropolitan  yang bertujuan untuk mendapatkan pekerjaan yang ia inginkan hanya dapat memliki pekerjaan yang biasa-biasa saja atau malah menjadi sampah masyarakat yang memenuhi polusi ibukota saja.
Apa yang kita impikan memang tak sesuai dengan keadaan dan kenyataan yang ada. Lalu bagaimana kita dapat melaluinya ? apa yang bisa kita lakukan untuk itu ?
Ini dia jawaban dari pertanyaan tersebut.....
1.      

Seni Memaksimalkan Daya Tarik

INSPIRATIVE WANNA BE , yeah that's one of my dreams :)

oleh Ambar Puspitasary pada 22 April 2011 jam 21:38
hanya ingin membagi .. artikel indah dari seorang sahabat pena saya tercinta . Kak Anne yang ia kirim kan ke email saya :) . dan email tersebut telah saya co-pas dan ku jadikan catatan di facebook , semoga ada manfaatnya .. :) selamat membaca ::

Untuk....
Ambar Puspitasari - Temanku Yang Luar Biasa!

Hati yg santun adalah ASET yg tak tertandingi
dalam segala hubungan.

SIKAP BAIK adalah modal dalam hal apapun.

Oleh sebab itu, tunjukkanlah kualitas hati
melalui sikap & bawalah keluar hal terbaik
yang ada dalam diri kita. :-) Di bawah adalah artikel terbaru
dari saya untuk Ambar

Silakan dibaca. Semoga bermanfaat! :-)

About SS501

About SS501
SS501 adalah boyband asal Korea Selatan yang dibentuk oleh DSP Entertainment dengan 5orang personel yang Bernama Kim Hyun Joong (leader),Heo Young Saeng,Kim Kyu Jong,Park Jung Min,dan Kim Hyung Joon.
SS501 (dibaca Double S oh gong il) memiliki arti khusus. Huruf “S” yang pertama merupakan singkatan “Sun” dan “Star” yang melambangkan kesuksesan, sedangkan huruf “S” yang kedua singkatan dari “singer”, dan angka 501 artinya lima member menjadi satu.
Pra Debut
Kim Hyung Joon adalah personel pertama yang direkrut oleh DSP sebagai trainee. Kim Kyu Jong direkrut setelah mengikuti kontes yang diadakan oleh DSP. Park Jung Min yang sebelumnya telah meniti karir sebagai VJ terpilih setelah mengikuti sebuah audisi, sementara sang Leader Kim Hyun Joong dipilih DSP dalam sebuah audisi dan berhasil mengalahkan peserta lainnya. Personel yang paling terakhir gabung dengan DSP adalah Heo Young Saeng
Debut
SS501 memulai debut pada bulan Juni 2005 dengan Single Warning yang merupakan mix antara pop dance,RnB, dan hip hop. Setelah sukses dengan Warning,SS501 kembali meluncurkan single yang berjudul “Snow Prince”. Namun pada tahun 2006,SS501 terpaksa cuti sebentar dari dunia showbiz Korea karena Young Saeng memiliki masalah dengan tenggorokannya yang mengharuskan untuk dioperasi. Setelah Young Saeng sembuh,di akhir tahun 2006 mereka merilis album pertama yang bertajuk “S.T 01 Now”
SS501 debut di Jepang tahun 2007  dan fans club Jepang dengan nama “Triple S Japan” pun dibuat. Single Jepang mereka “Kokoro” cukup sukses di Jepang sehingga grup ini mampu meraih Best 10 New Artist award at the Japan Gold Disc Awards di bulan 2008 sebagai pengakuan atas talenta serta popularitasnya di Jepang.
Dengan kesuksesannya di Jepang tersebut  SS501 kembali ke Korea dan merilis single ketiga “Deja Vu” tanggal 8 Maret Title track “Deja Vu” adalah sebuah perpaduan refreshing antara R&B dan British pop yang menampilkan kekuatan vokal para member serta rapping skills. Lagu ” A Song Calling For You” adalah sebuah lagu bernuansa house-style dance  yang menampilkan koreografi dance yang sangat hidup dari SS501 sementara itu lagu hip hop “Destiny” menampilkan ritme gitar dan drumbeat yang kuat.
Tahun 2009 adalah puncak kejayaan SS501,karena Drama yang dibintangi Kim Hyun Joong (Leader ss501) “Boys Before Flower” booming di seluruh Asia, dan ss501 mengisi soundtrack drama tersebut (Because I’m Stupid dan Making a Lover). Kesuksesan BBF ikut mendongkrak popularitas ss501 di seluruh Asia.
Biodata Personel SS501

Nama: Kim Hyun Joong(Leader)
Tanggal Lahir: 6 Juni 1986
Golongan Darah: B
Tinggi/Berat Badan: 180 cm / 68 kg




Nama: Heo Yeong Saeng
Tanggal Lahir: 3 November 1986
Golongan Darah: O
Tinggi/Berat Badan: 178 cm / 63 kg


Nama: Kim Kyu Jong
Tanggal Lahir: 24 Februari 1987
Golongan Darah: A
Tinggi/Berat Badan: 181 cm / 65 kg



Nama: Park Jung Min
Tanggal Lahir: 3 April 1987
Golongan Darah: O
Tinggi/Berat Badan: 181 cm / 67 kg



Nama: Kim Hyung Joon
Tanggal Lahir: 3 Agustus 1987
Golongan Darah: O
Tinggi/Berat Badan: 180 cm / 68 kg

tahu kah anda tentang EINSTEN ?

Siapa sih orang yang tidak mengenal nama Einstein. Dia adalah seorang ilmuwan terkemuka, ahli fisika dan matematika terbesar sepanjang sejarah. Ilmuwan yang mempunyai nama lengkap Albert Einstein ini dilahirkan pada tanggal 14 Maret 1879 di Ulm, Wurtermberg, Jerman.
Hasil pemikiran Einstein yang jenius banyak melahirkan teori-teori yang mempengaruhi kemajuan ilmu dan pengetahuan (IPTEK) saat ini. Teori relativitas merupakan satu dari sekian banyak teori Einstein yang sangat terkenal dan begitu spektakuler. Jadi, wajar saja bila Einstein pernah memperoleh hadiah Nobel pada tahun 1926 dalam bidang fisika. Namun, hadiah Nobel ini bukan karena teori relativitas Einstein yang sangat terkenal itu, melainkan berkat teori efek photo listriknya.
Pada tahun 1952, Einstein juga pernah mendapat tawaran untuk memangku jabatan sebagai presiden Israel yang kedua, karena presiden Israel yang pertama meninggal dunia. Pada saat itu, usia Einstein sudah mencapai 73 tahun dan tawaran tersebut dengan halus ditolaknya. Ia lebih senang menjadi seorang ilmuwan daripada menjadi seorang politikus.
Namun, tahukah Anda bahwa Einstein, ilmuwan jenius yang pernah mendapat hadiah Nobel dalam bidang fisika ternyata tidak lulus SMP (Sekolah Menengah Pertama) ?. Mungkin Anda tidak percaya dan bertanya benarkah Einstein, Si Jenius tidak lulus pendidikan SMP? Apakah pelajaran SMP saat itu terlalu sulit atau Einstein memang tidak bisa mengikuti pelajaran tersebut sehingga ia tidak lulus SMP?. Padahal, Einstein sangat menyukai pelajaran fisika dan matematika yang sering ditakuti oleh sebagian besar siswa pada umumya. Mestinya Einstein akan dengan mudah lulus SMP dan bahkan mungkin lulus dengan predikat cumlaude atau sangat memuaskan. Tapi nyatanya Einstein gagal dalam ujian sekolah SMP alias tidak lulus SMP.
Pada masa kecil Einstein memang pernah mengalami pertumbuhan yang terlambat dibandingkan anak-anak sebayanya. Akan tetapi sejak dia mendapat hadiah kompas pada usia 5 tahun, Einstein kecil mulai menunjukan pertumbuhan yang normal. Ia pun mulai masuk pendidikan SD (Sekolah Dasar) di kota Munich, Jerman.
Sejak masuk SD, Einstein kecil suka menyendiri, belajar sesuatu yang ia senangi yaitu fisika dan matematika. Di kelas, Einstein kecil tidaklah menonjol, bahkan terkesan sebagai anak yang bodoh, pemalu, malas belajar, tidak menyukai mata pelajaran yang membutuhkan hafalan, seperti sejarah dan bahasa, serta terkenal sering melanggar aturan tata tertib sekolah. Namun, di balik sifatnya tersebut, ternyata Einstein kecil suka membaca, berpikir, dan belajar sendiri hal-hal yang disukainya terutama fisika dan matematika sampai ia lulus sekolah dasar.
Setelah lulus, Einstein pun melanjutkan pendidikan SMP di kota yang sama, Munich, Jerman. Kebiasaan-kebiasaan yang sering dilakukan Einstein sewaktu SD tetap berlanjut sampai SMP. Dia masih suka membaca, menyendiri, menyukai pelajaran fisika dan matematika dan tidak menyukai pelajaran hafalan. Oleh karena itu, ia hanya mengikuti mata pelajaran fisika dan matematika saja. Keadaan ini terus berlanjut sampai ia harus mengikuti UAS (Ujian Akhir Sekolah) SMP. Padahal mata pelajaran yang diujikan tidak hanya fisika dan matematika saja, tapi mata pelajaran hafalan seperti bahasa, sejarah, biologi dan lainnya juga diikutkan dalam ujian tersebut. Alhasil, Einstein yang sering mengabaikan mata pelajaran hafalan ini tidak lulus ujian alias tidak lulus SMP. Karena untuk lulus SMP, semua mata pelajaran harus diikuti dengan nilai baik, sedangkan dia hanya berkonsentrasi pada fisika dan matematika saja. Akhirnya, Einstein hanya tamat SMP tanpa ijazah.
Einstein, ilmuwan jenius benar-benar tidak lulus SMP. Begitulah Einstein yang tutup usia pada tanggal 18 April 1955 ini ternyata tidak lulus SMP.