Bercerita Tentang Cinta (Part 1)

Bicara cinta memang mengasyikan. Sabtu malam ini sepertinya blogger sangat pas menjadi temanku bercerita. Ini kisah cinta seseorang bukan diriku, tapi ku umpamakan ini adalah "aku".

Aku tak ingat jelas kapan terakhir kami bercanda, tertawa bersama, membahas tentang cita-cita kami. Rasanya aku sangat ingin mengulanginya, tapi apakah bisa? Ah kini aku seperti orang asing bagimu. Kini bercanda denganmu sangatlah sulit, aku menyapa mu, mencoba menghiburmu. Namun respon mu layaknya aku orang baru. "Siapa kamu?" "Sok kenal banget sih" mungkin itu pikirmu. Balasan dengan bahasa formal memang menyebalkan! aku bukan sales yang menawarkan produk, aku bukan relasi bisnismu, dan aku bukan pembencimu.

Teringat waktumu berjuang aku bagaikan putri disebuah istana, sangat disanjung dan dicintai. Tapi itu hanyalah kisah lalu yang mungkin sangat sulit terulang. Kata mereka, lelaki memang seperti itu. Berjuang hingga mendapatkan kita. setelah itu? dia menyia-nyiakan usahanya sendiri! Pengecut ataukah tidak bersyukur? ah entahlah!

Hingga kini, perpisahan kita terasa ambigu bagiku. Dikarenakan karena ku atau karena mu atau mungkin karena kita yang tak lagi bisa bertahan? Duhaii ...kamu tahu aku benci pengkhianatan! Bisakah ku percaya padamu lagi?

Aku sempat berhenti karena kekecewaan, namun berhenti bukan berarti selesai. Aku berhenti sejenak, memberimu luang dan ruang untuk memberikan alasan dan keterbukaan padaku. Tapi sepertinya kamu menganggapku telah benar-benar selesai. Tak ada lagi perjuangan, dan tak ada lagi kita.

Aku ragu apakah aku merasa sesal atau tidak, namun yang ku yakin perasaanku hingga kini tak pernah berubah walau sepertiga inci sekalipun. Tetap mencinta.

Duhaii kamu .. Janganlah menyerah.
Jika kamu sedang berjuang, janganlah menyerah. jangan berhenti walaupun itu bukan untukku tapi percayalah kau akan bahagia jika benar-benar tulus dan tak ada pengkhianatan. Aku hanya bisa mengamatimu dalam diamku.

Duhaii kamu .. Tetaplah teguh
Tetaplah teguh dengan mimpi besarmu. Aku menunggu keberhasilanmu dari kejauhan.

Duhaii kamu .. Tetaplah berbahagia.

**

0 komentar:

Posting Komentar